cinta itu RUMIT?

Ternyata manusia itu makhluk yang rumit!

Bagaimana tidak?

Manusia itu sudah tahu bahwa hidup ini memang tidak mudah,
Dan Tuhan memberikan karunia cinta untuk mengindahkan hidupnya

Tapi memang dasar manusia itu makhluk yang rumit,
Manusia terlalu pusing memikirkan kekompleksan cinta,
Hingga memperumit hidupnya sendiri dengan kerumitan cinta yang dibuat-buatnya.

Karena cinta sesungguhnya hanyalah sebuah perasaan yang sederhana.
Sebuah perasaan yang didasarkan dari rasa suka sama suka.
Kemudian rasa suka itu dapat berkembang menjadi rasa sayang yang lebih mendalam.

Di mana yang rumit?
Di mana yang sulit?

Yang sulit adalah ketika manusia harus menjalani hidup yang serba tidak pasti!

Termasuk di dalamnya tentang cinta …

Sejak kapan kamu dapat memastikan kepastian jalan hidupmu?
Tidakkah kamu selayaknya aku hanya sebatas manusia biasa?

Karena kamu bukan Tuhan,
Begitupun aku bukan Tuhan,
Yang dapat memastikan akhir dari segala jalan pilihan kita ini

Cinta …
Buta …

Cinta memang buta,
Namun bukan berarti menjauhkan diri dari rasional

Cinta memang buta,
Karena cinta tidak mengenal perbedaan

Agama .. Suku .. Ras
Tanyakan pada cinta, "Apa itu?"
Maka ia akan bungkam, menggelengkan kepalanya, mengangkat bahunya

Sebab manusia memang lemah adanya,
Tak akan pernah kuasa menolak panah cinta sang Cupid.
Bahkan manusia akan langsung terkapar karena cinta.

Jadi, rumitkah cinta itu?

Tidak. Cinta itu sendiri tidaklah rumit.
Hanya sebuah perasaan yang membuat hidupmu dan hidupku menjadi indah.

Namun cinta juga perlu rasa manja.
Dan cinta juga perlu diperjuangkan.
Tidak hanya itu, cinta pun perlu dipertahankan.

Disanalah hadir kerumitan.

BUKAN kerumitan cinta! TAPI kerumitan mencintai.

Karena ketika rasa suka itu berkembang menjadi rasa sayang yang lebih mendalam,
Maka saat itulah kita mulai mencintainya.
Hingga kedalaman rasa sayang itu mampu menghadirkan pengorbanan.
Dengan begitu manusia diberikan kesempatan untuk belajar tentang hidup.

Karena hidup tak akan pernah berarti tanpa kasih sayang.

Ya disanalah letak kerumitannya, ketika kamu dan aku mencintai ..

Karena rasa cinta yang tidak dijaga dan dipertahankan akan memudar, meredup seperti gelap gulita yang gegap gempita.
Dan ternyata bukan perkara mudah untuk menjaga dan mempertahankan cinta.
Karena manusia memang harus berkorban, mengingat hanya ada satu waktu yang dapat ditempuh.

Mencintaimu .. Mencintaiku

Hanya ada satu jalan keluar dari kerumitan mencintai : KEBERANIAN

Keberanian adalah kualitas terpenting dalam memahami Bahasa Dunia
(Taken from The Alchemist, Paulo Coelho)

Ketika kamu memutuskan untuk BERANI MENCINTAI SESEORANG, maka janganlah kamu separuh hati mencintainya.
Galilah keindahan dirinya, dan temukan kejutan-kejutan yang akan membuatmu jatuh hati lebih dalam lagi padanya, hingga langkahmu untuk mencintainya akan semakin mantap.

Ketika kamu memutuskan untuk BERANI MENCINTAI SESEORANG, maka larilah sejauh dan secepat kakimu sanggup membawamu pergi dari ketakutan dan kerumitan yang kamu ciptakan sendiri.

Ketika kamu memutuskan untuk BERANI MENCINTAI SESEORANG, maka bersandarlah sepenuhnya pada hatimu, karena cinta itu adalah sebuah perasaan, dan hanyalah hatimu yang dapat merasakan.

Ketika kamu memutuskan untuk BERANI MENCINTAI SESEORANG, maka janganlah lagi ada keraguan yang membayangi setiap tekad separuh bulatmu itu. Bertekad bulatlah, tunjukkan bahwa dirimu bukan hanya pandai berucap manis tapi juga kamulah seseorang yang pantas dicintainya.

~+~ Cinta itu tidak rumit, tetapi mencintai adalah rumit. Karena mencintai membutuhkan keberanian, sementara tidak semua orang memiliki keberanian itu ~+~
260806Jangan_asal_copy_paste

+ inspired from aLia’s bLog : Cinta itu Sederhana


About this entry